SF Consulting     22 Oct 2026

Investasi KEK Capai Rp 46 Triliun hingga September 2026, Serap 53 Ribu Tenaga Kerja

(Jakarta) Realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mencapai Rp 46 triliun sepanjang Januari–September 2026, dari target Rp 69 triliun. Investasi tersebut turut menyerap 53 ribu tenaga kerja. Secara kumulatif sejak dibentuk, KEK telah merealisasikan investasi senilai Rp 382,1 triliun, menyerap 302 ribu tenaga kerja, dan melibatkan 509 badan usaha.
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Dewan Nasional KEK Airlangga Hartarto mengatakan, KEK menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju 8 %. Saat ini, Indonesia memiliki 25 KEK yang terdiri atas tujuh kawasan di Jawa dan 18 kawasan di luar Jawa. Berdasarkan sektor pengembangannya, KEK tersebut mencakup 13 kawasan industri, enam kawasan pariwisata, dua kawasan kesehatan, satu kawasan digital, dua kawasan teknologi dan edukasi, serta satu kawasan jasa lainnya.
 
Pada sektor kesehatan, pemerintah mendorong pengembangan KEK Sanur untuk mengalihkan potensi devisa dari sekitar dua juta warga Indonesia yang berobat ke luar negeri. Upaya tersebut mencakup relaksasi perizinan praktik tenaga kesehatan bagi WNI dan WNA, pengaturan pusat diagnostik dan stem cell, serta percepatan revisi peraturan mengenai fasilitas KEK. Sementara itu, di sektor pariwisata, pemerintah mengoptimalkan enam KEK pariwisata, yakni Mandalika, Kura Kura Bali, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Lido, dan Likupang, guna mendukung target 16–17,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara serta devisa pariwisata US$ 24 miliar pada 2026.
 
Untuk 2027, KEK Kura-Kura Bali ditargetkan menarik 600 ribu wisatawan dengan nilai ekonomi Rp 600 miliar, KEK Mandalika sebanyak 1,6 juta wisatawan dengan nilai ekonomi Rp 8,6 triliun, KEK Tanjung Lesung sebanyak 1,5 juta wisatawan dengan nilai ekonomi Rp 3 triliun, serta KEK Lido sebanyak 220 ribu wisatawan dengan nilai ekonomi Rp 352 miliar. Di sektor industri, KEK Galang Batang memiliki potensi investasi Rp 114,08 triliun dengan penyerapan 94 ribu tenaga kerja, KEK Kendal Rp 370 triliun dengan 250 ribu tenaga kerja, serta KEK Gresik Rp 264 triliun dengan 200 ribu tenaga kerja. Pemerintah mendorong percepatan perizinan perluasan kawasan dan penyelesaian proses pengalihan hak untuk mengoptimalkan realisasi investasi.
 
Airlangga juga menyoroti potensi industri kreatif melalui KEK Singhasari serta pengembangan produksi film dan animasi di Nongsa yang melibatkan lebih dari seribu animator. “Dari ketenagakerjaan, kami harapkan negara ini terus mendorong program yang khusus sehingga bisa mengisi pelatihan untuk vokasi sesuai kebutuhan kawasan ekonomi khusus,” jelas Menko Airlangga yang dikutip pada Rabu (21/10). Untuk memperkuat pengembangan kawasan, pemerintah turut membentuk dan meluncurkan Aliansi Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK sebagai wadah koordinasi dan kerja sama antarpengelola, termasuk untuk mengatasi hambatan investasi dan operasional serta mempercepat pengembangan KEK. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #investasi #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024