SF Consulting     16 Oct 2026

Penerimaan Kepabeanan Dan Cukai Capai Rp 240,1 Triliun Hingga September 2026

(Jakarta) Penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp 240,1 triliun hingga akhir September 2026 atau setara 71,5 % dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Capaian tersebut tumbuh 8,5 % secara tahunan, didorong oleh peningkatan penerimaan dari sektor cukai, bea masuk, dan bea keluar.
 
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa seluruh komponen penerimaan kepabeanan dan cukai mencatatkan pertumbuhan positif. Penerimaan cukai mencapai Rp 167,7 triliun atau tumbuh 2,7 %, didukung konsistensi pengawasan dan penindakan serta peningkatan produksi rokok. Sementara itu, bea masuk tercatat Rp 41,6 triliun, tumbuh 13,6 %, seiring peningkatan volume dan nilai impor. Adapun bea keluar mencapai Rp30,9 triliun atau meningkat 44,5 %, didorong penguatan harga dan kenaikan volume ekspor minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO).
 
Selain menjaga penerimaan negara, Bea Cukai memperkuat pengawasan melalui penindakan terhadap peredaran barang ilegal. Hingga September 2026, tercatat 14.621 penindakan rokok ilegal dengan barang bukti mencapai 1,3 miliar batang, meningkat 44,4 % secara tahunan. Pada periode yang sama, Bea Cukai melakukan 1.249 penindakan narkotika dengan total barang bukti mencapai 11,22 ton. Penindakan juga dilakukan terhadap penyelundupan emas melalui 94 operasi dengan hasil sitaan mencapai 353 kilogram.
 
Suahasil menegaskan pentingnya penguatan pengawasan dan kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan dan cukai. Bertepatan dengan peringatan Hari Bea Cukai ke-80 pada 1 Oktober 2026, ia meminta seluruh pegawai Bea Cukai mempertahankan kinerja positif sekaligus meningkatkan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi dan memperkuat komitmen dalam menjaga kepentingan negara.
 
Di tengah tantangan perekonomian global, pemerintah terus mengandalkan APBN sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mendukung pembangunan nasional. Pemerintah berkomitmen menjaga kinerja APBN agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan stabilitas ekonomi semakin kuat. Optimalisasi penerimaan serta pengawasan kepabeanan dan cukai menjadi bagian penting dalam mendukung upaya tersebut. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #apbn2026 #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024