SF Consulting     28 Sep 2026

Kemenkeu Dorong Sinergi SMV Kembangkan Komoditas Kemiri NTB Berorientasi Ekspor

(Mataram) Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) terus mendorong optimalisasi peran Special Mission Vehicle (SMV) sebagai bagian dari kekayaan negara untuk menciptakan nilai tambah bagi perekonomian dan masyarakat. Sejak 2022, DJKN menginisiasi sinergi seluruh SMV dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) guna mengoptimalkan kompetensi masing-masing dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
 
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Program TJSL Sinergi SMV Kementerian Keuangan 2026 bertajuk “Pemberdayaan Komoditas Desa Devisa Kemiri Nusa Tenggara Barat yang Berkelanjutan dan Berorientasi Ekspor”. Program tersebut diluncurkan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (24/9), dengan fokus pada penguatan ekosistem komoditas kemiri agar mampu memberikan nilai tambah sekaligus mendorong peningkatan kapasitas produksi dan akses pasar.
 
Program ini mencakup 40 desa dan melibatkan 350 petani binaan dengan luas lahan sekitar 7.836 hektare serta produksi sekitar 120 ton kemiri per tahun. Intervensi dilakukan secara terintegrasi, mulai dari penanaman bibit, peningkatan kapasitas petani, pembangunan sentra produksi, modernisasi proses pascapanen, pemanfaatan energi surya, hingga pengembangan produk turunan seperti minyak kemiri dan briket.
 
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan, pengembangan potensi daerah merupakan bagian penting dalam memperluas sumber pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah pusat, menurutnya, berperan sebagai enabler yang mendorong potensi ekonomi daerah agar berkembang lebih cepat sehingga daerah tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan.
 
Dalam program tersebut, delapan SMV mengambil peran sesuai mandat dan kompetensinya. LPEI/Indonesia Eximbank mendukung pengolahan pascapanen dan penyediaan peralatan penunjang produk kemiri, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) memperkuat kapasitas petani di Lombok, Sumbawa, dan Bima, sementara PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) mendukung penanaman bibit kemiri. Sinergi tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi komoditas kemiri NTB. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #ekspor #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024