SF Consulting     18 Sep 2026

Penerimaan Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp 57,23 Triliun Hingga Agustus 2026

(Jakarta) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat penerimaan negara dari sektor usaha ekonomi digital mencapai Rp 57,23 triliun hingga 31 Agustus 2026. Penerimaan tersebut berasal dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebesar Rp 44,05 triliun, pajak atas aset kripto Rp 2,15 triliun, pajak fintech peer-to-peer lending Rp 5,28 triliun, serta pajak yang dipungut pihak lain melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (Pajak SIPP) sebesar Rp 5,75 triliun.
 
Kontribusi terbesar masih berasal dari PPN PMSE. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Inge Diana Rismawanti mengatakan hingga akhir Agustus 2026, DJP telah menunjuk 277 pelaku PMSE sebagai pemungut PPN PMSE. Pada Agustus 2026, DJP menambah dua pemungut baru, yakni STAAH Limited dan Aghanim Inc., sekaligus mencabut Expedia Lodging Partner Services Sarl dari daftar pemungut PPN PMSE.
 
Hingga 31 Agustus 2026, sebanyak 244 pelaku PMSE telah melakukan pemungutan dan penyetoran PPN PMSE dengan total Rp 44,05 triliun. Penerimaan tersebut berasal dari setoran Rp 731,4 miliar pada 2020, Rp 3,9 triliun pada 2021, Rp 5,51 triliun pada 2022, Rp 6,76 triliun pada 2023, Rp 8,44 triliun pada 2024, Rp 10,32 triliun pada 2025, serta Rp 8,38 triliun sepanjang 2026 hingga akhir Agustus.
 
Capaian tersebut menunjukkan PPN PMSE menjadi sumber utama penerimaan dari aktivitas ekonomi digital yang dipungut pemerintah. Selain PPN PMSE, penerimaan juga terus berasal dari perpajakan atas transaksi aset kripto, aktivitas fintech peer-to-peer lending, serta pengadaan pemerintah melalui mekanisme Pajak SIPP. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #pajakdigital #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024