SF Consulting     14 Sep 2026

KTT BRICS 2026: Presiden Prabowo Serukan Reformasi Tata Kelola Ekonomi Global

(New Delhi) Presiden Prabowo Subianto menghadiri hari pertama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/09). KTT BRICS 2026 yang berada di bawah Keketuaan India mengusung tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability”. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyampaikan pentingnya membangun ketahanan secara berjenjang untuk menghadapi berbagai tantangan global. Menurutnya, ketahanan perlu dimulai dari tingkat nasional, diperkuat melalui kerja sama regional, hingga berkembang menjadi ketahanan kolektif di tingkat global.
 
Presiden Prabowo juga menekankan kekuatan kolektif BRICS dalam memperkuat tata kelola global, ketahanan pangan dan energi, serta membuka peluang pembangunan. “BRICS mewakili setengah umat manusia dan bagian yang besar dari perekonomian dan perdagangan global. BRICS menyatukan pasar-pasar terbesar dan para produsen energi utama di dunia. Hal ini menciptakan kekuatan kolektif yang sangat besar,” tegas Presiden Prabowo dalam sesi khusus bertema  “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” yang berlangsung tertutup dan diikuti para pemimpin negara anggota penuh BRICS.
 
Presiden Prabowo juga menyoroti pengalaman ASEAN sebagai contoh pentingnya kerja sama regional dalam membangun ketahanan. Di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi, ASEAN dinilai mampu menjadi wadah untuk memperkuat dialog, kerja sama, serta menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan. Indonesia sekaligus mendorong reformasi institusi multilateral seperti PBB, WTO, dan lembaga keuangan internasional agar lebih responsif terhadap perubahan global serta lebih merepresentasikan kepentingan negara berkembang.
 
Dalam bidang ekonomi, reformasi sistem multilateral dinilai semakin penting di tengah fragmentasi ekonomi global, ketidakpastian perdagangan, dan tantangan rantai pasok. Indonesia mendorong sistem perdagangan yang terbuka, inklusif, transparan, dan berbasis aturan, termasuk melalui penguatan kerja sama keuangan, mekanisme Local Currency Settlement (LCS), serta pembangunan rantai pasok global yang lebih tangguh.
 
Pada Keketuaan India 2026, BRICS juga membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari energi, pangan dan pertanian, digitalisasi dan teknologi, hingga perubahan iklim. KTT akan berlanjut pada hari kedua dengan agenda “Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability: Shaping the Future for Inclusive Global Growth” yang melibatkan negara anggota dan mitra BRICS. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #brics #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024