SF Consulting     4 Sep 2026

Penerimaan Pajak Tumbuh Hampir 30 %, Defisit APBN Baru 0,9 % PDB

(Jakarta) Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kinerja penerimaan negara hingga akhir Juli 2026 masih menunjukkan tren positif. Penerimaan perpajakan tercatat tumbuh hampir 30 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, berbalik dari pertumbuhan negatif yang terjadi pada tahun lalu.
 
Penguatan penerimaan tersebut turut menopang kondisi fiskal pemerintah. Hingga akhir Juli 2026, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tercatat sekitar 0,9 % terhadap produk domestik bruto (PDB). Menkeu menilai kondisi tersebut menunjukkan ruang fiskal pemerintah masih cukup kuat. “Penerimaan kita kuat juga, nggak lemah. Ruang fiskalnya juga masih terbuka lebar, cukup kuat,” ungkap Menkeu Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia pada Kamis (03/09).
 
Menurut Purbaya, peningkatan penerimaan pajak tersebut dicapai tanpa menaikkan tarif maupun menambah jenis pajak baru. Pemerintah saat ini lebih fokus memperbaiki kinerja dan tata kelola di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui penataan organisasi, evaluasi kinerja pegawai, hingga penindakan terhadap praktik yang berpotensi menyebabkan kebocoran penerimaan. Penguatan juga dilakukan dengan menempatkan pegawai di kantor-kantor yang memiliki potensi penerimaan besar.
 
Selain perbaikan tata kelola, penggunaan sistem Core Tax turut mendukung penguatan penerimaan perpajakan. Setelah mengalami sejumlah kendala pada tahap awal implementasi, pemerintah melakukan perbaikan sehingga sistem tersebut berjalan lebih baik sejak April dan Mei 2026.
 
Integrasi data dalam Core Tax dinilai mempercepat administrasi dan konsolidasi perpajakan sekaligus memperkuat pengawasan transaksi dan pembayaran. Purbaya menegaskan pemerintah akan mengutamakan perbaikan tax collection ketimbang kembali menerapkan kebijakan tax amnesty. “Lebih baik nggak usah tax amnesty. Kita rapikan saja tax collection-nya,” pungkasnya. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #apbn2026 #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024