SF Consulting     1 Sep 2026

APBN 2027 Diperkuat, Pemerintah Andalkan Efisiensi Belanja Dan Optimalisasi Pajak

(Jakarta) Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terus memperkuat kualitas dan kesehatan APBN melalui efisiensi belanja serta optimalisasi pendapatan negara. Hal tersebut disampaikan Suahasil dalam UBS Indonesia Macro Tour di Jakarta pada Senin (31/08), saat membahas arah kebijakan fiskal dalam Rancangan APBN (RAPBN) 2027.
 
Suahasil menjelaskan, RAPBN 2027 yang telah disampaikan kepada DPR RI pada 14 Agustus 2026 menargetkan pendapatan negara tumbuh 6,8 %. Sementara itu, penerimaan perpajakan diproyeksikan meningkat 12,1 % dibandingkan outlook 2026. Menurutnya, pertumbuhan penerimaan pajak tersebut masih sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi 6 % dan inflasi 3 %, yang akan menghasilkan pertumbuhan nominal PDB sekitar 9 %.
 
Di sisi belanja, pemerintah merencanakan belanja negara sebesar Rp 4.097,2 triliun pada 2027 atau tumbuh 3,9 % dibandingkan outlook 2026. Pemerintah akan tetap melakukan efisiensi dengan memastikan kebutuhan prioritas masyarakat dan operasional pemerintahan terpenuhi. Sejumlah pos yang menjadi perhatian antara lain perlindungan sosial, belanja pegawai, operasional pemerintahan, serta transfer ke daerah. Dengan kebijakan tersebut, defisit APBN 2027 ditargetkan berada di level 2,4 % terhadap PDB.
 
Selain efisiensi belanja, pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi sebagai fondasi peningkatan penerimaan negara. Pertumbuhan ekonomi 2027 ditargetkan mencapai 6 %, ditopang konsumsi masyarakat sekitar 5,4 %, konsumsi pemerintah 5,6 %, investasi sedikitnya 7 %, serta ekspor 7,5 %. Suahasil menilai tantangan utama pemerintah adalah memastikan pertumbuhan ekonomi tersebut mampu menciptakan penerimaan negara yang lebih kuat.
 
Untuk memperluas basis penerimaan, pemerintah juga memperkuat administrasi perpajakan melalui pemanfaatan teknologi, termasuk implementasi Coretax. Suahasil mengatakan sistem tersebut terus diperbaiki, terutama untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Selain itu, pemerintah melihat pengembangan sektor mineral dan hilirisasi industri sebagai kunci memperluas basis ekonomi sekaligus basis perpajakan di masa depan. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #apbn2027 #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024