SF Consulting     7 Aug 2026

Fasilitas Kawasan Berikat Diyakini Tingkatkan Daya Saing Produsen Di Pasar Global

(Semarang) Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta kembali memberikan fasilitas Kawasan Berikat kepada pelaku industri berorientasi ekspor. Kali ini, fasilitas tersebut diberikan kepada sebuah perusahaan manufaktur koper yang berlokasi di Jepara, Jawa Tengah. Pemberian fasilitas ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong daya saing industri nasional, investasi, dan ekspor.
 
Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Agus Yulianto menjelaskan, pemberian fasilitas tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah bagi industri yang mayoritas hasil produksinya ditujukan ke pasar ekspor. Menurutnya, kebijakan itu juga diharapkan mampu memperluas pasar ekspor sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. “Pemberian fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing industri nasional, mendorong investasi, memperluas pasar ekspor, sekaligus menciptakan lapangan kerja,” ungkap Agus yang dikutip pada Kamis (06/08).
 
Fasilitas Kawasan Berikat memberikan berbagai kemudahan fiskal dan prosedural kepada perusahaan, antara lain penangguhan bea masuk, pembebasan cukai, serta tidak dipungutnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22, dan pajak dalam rangka impor (PDRI). Dengan insentif tersebut, pelaku usaha dapat menekan biaya produksi sekaligus mempercepat arus barang sehingga meningkatkan efisiensi operasional.
 
Perusahaan tersebut memproduksi perlengkapan perjalanan, khususnya koper, menargetkan peningkatan kapasitas produksi dari 840.000 unit pada 2026 menjadi 1.008.000 unit pada 2030. Produk perusahaan dipasarkan ke sejumlah negara, terutama Amerika Serikat dan Inggris. Dari sisi investasi, nilai investasi perusahaan diproyeksikan meningkat dari Rp 35 miliar pada 2026 menjadi Rp 55 miliar pada 2030 seiring ekspansi kapasitas produksi dan meningkatnya permintaan pasar internasional.
 
Selain mendorong ekspor, pengembangan usaha perusahaan juga diperkirakan berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Jumlah pekerja diproyeksikan meningkat dari 411 orang pada 2026 menjadi 700 orang pada 2030. Agus menegaskan Bea Cukai akan terus mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif melalui pelayanan kepabeanan yang profesional dan berorientasi pada kemudahan berusaha, sehingga semakin banyak industri berorientasi ekspor berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024