SF Consulting     28 Jul 2026

Pemerintah Lobi AS Bebaskan Tarif Impor Untuk Komoditas SDA

(Jakarta) Pemerintah Indonesia terus mengupayakan pembebasan tarif impor ke Amerika Serikat (AS) bagi sejumlah komoditas unggulan berbasis sumber daya alam (SDA). Langkah tersebut dilakukan melalui lobi kepada otoritas AS agar produk-produk ekspor Indonesia dapat memperoleh tarif bea masuk 0 % di pasar Negeri Paman Sam.
 
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, terdapat cukup banyak komoditas yang diajukan untuk mendapatkan fasilitas pembebasan tarif tersebut. Menurutnya, komoditas yang diusulkan didominasi produk berbasis SDA Indonesia. “Ada cukup banyak [komoditas yang diminta tarif 0%], terutama yang berbasis kepada sumber daya alam Indonesia,” ungkap Menko Airlangga yang dikutip dari Bisnis.com pada Senin (27/07).
 
Airlangga menegaskan, salah satu komoditas strategis yang tengah diperjuangkan adalah kelapa sawit. Upaya tersebut dilakukan di tengah investigasi Section 301 yang sedang dijalankan otoritas perdagangan AS. Investigasi tersebut mencakup sejumlah isu, di antaranya dugaan praktik kerja paksa (forced labor) dan kelebihan kapasitas produksi (excess capacity).
 
Terkait isu forced labor, Airlangga menyebut tingkat kepatuhan Indonesia dinilai lebih baik dibandingkan sejumlah negara pengekspor lainnya. Karena itu, Indonesia saat ini dikenakan tarif sebesar 10 %, sedangkan negara yang dianggap belum memenuhi standar kepatuhan dikenai tarif 12,5 %. Sementara untuk isu excess capacity, pemerintah Indonesia telah menyampaikan jawaban serta klarifikasi kepada pihak AS sebagai bagian dari proses investigasi yang masih berlangsung.
 
Meski demikian, Airlangga belum dapat memastikan hasil akhir lobi pemerintah maupun besaran tarif final yang akan diberlakukan. Ia menegaskan keputusan tersebut sepenuhnya bergantung pada hasil investigasi Section 301 yang saat ini masih diproses secara bertahap oleh pemerintah AS. “Tarif kita ini kan lagi investigasi untuk Section 301. Jadi, tergantung dari keputusan dari sana. Kita tunggu, kan ini sedang diproses di sana secara bertahap,” pungkas Airlangga. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #trade #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024