SF Consulting     23 Jul 2026

Pemerintah Dorong P3DN Perkuat Hilirisasi Dan Kemandirian Energi Nasional

(Jakarta) Pemerintah terus mempercepat transformasi ekonomi melalui program hilirisasi dan industrialisasi sebagai bagian dari Asta Cita. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat swasembada energi, memperluas akses energi, mempercepat transisi energi, serta meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Salah satu instrumen utama yang didorong pemerintah adalah Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) melalui kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), terutama di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi rantai pasok energi dunia.
 
Meko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, diversifikasi sumber energi menjadi langkah penting bagi Indonesia dalam menghadapi dinamika global. Menurutnya, implementasi program B50 serta rampungnya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan telah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor solar. "Kita sudah bisa produksi sendiri," ungkap Menko Airlangga dalam P3DN Summit pada Rabu (22/07).
 
Airlangga menegaskan pemerintah juga tetap menjaga daya beli masyarakat melalui penyediaan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar, termasuk menetapkan harga khusus Solar sebesar Rp 15.000 per liter bagi kapal nelayan berukuran 30 hingga 200 GT. Ia menilai sektor energi menjadi fondasi utama pembangunan ekonomi, baik untuk mendukung industri, digitalisasi, maupun pembangunan infrastruktur nasional.
 
Di sisi lain, Airlangga menyebut perekonomian Indonesia tetap menunjukkan kinerja yang kuat meski dihadapkan pada tantangan global. Pada triwulan I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 % secara tahunan, termasuk yang tertinggi di kelompok negara G20, sementara inflasi tetap terjaga di bawah 3,5 %. Pemerintah juga menyiapkan berbagai insentif fiskal, seperti pembebasan bea masuk selama enam bulan untuk sejumlah bahan baku petrokimia, termasuk LPG, polipropilena, dan polietilena, guna menekan biaya produksi industri sekaligus menjaga stabilitas harga.
 
Terkait P3DN, Airlangga mengapresiasi target belanja produk dalam negeri Pertamina yang mencapai lebih dari Rp 500 triliun. Namun, ia mendorong agar proyek migas dan petrokimia lebih banyak melibatkan kemampuan rekayasa, barang modal, dan tenaga ahli Indonesia. Menurutnya, proyek strategis seperti Andaman Project di lepas pantai Aceh harus memberikan manfaat maksimal bagi industri nasional dan tenaga kerja lokal. Airlangga menilai Indonesia memiliki peluang besar dalam tiga hingga empat tahun ke depan untuk meningkatkan daya saing melalui penguatan kemampuan engineering dan industri barang modal dalam negeri. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #hilirisasi #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024