SF Consulting     21 Jul 2026

Indonesia Percepat Infrastruktur Digital Nongsa–Changi Perkuat Konektivitas Regional

(Batam) Pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Langkah tersebut ditempuh melalui penguatan konektivitas digital, penyediaan pasokan energi berkelanjutan, serta penciptaan kepastian berusaha yang transparan guna mendukung pengembangan kecerdasan artifisial (AI), pusat data, dan layanan digital generasi berikutnya.
 
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, pendaratan Sistem Kabel Bawah Laut Nongsa–Changi di Batam menjadi tonggak penting dalam membangun koridor digital baru antara Indonesia dan Singapura. Infrastruktur yang dikembangkan Telin bersama BW Digital itu menghadirkan kapasitas lebih dari 1,6 petabit per detik dengan latensi kurang dari dua milidetik, sehingga memperkuat salah satu koneksi digital tercepat di Asia Tenggara. “Infrastruktur ini menjadi fondasi fisik bagi koridor digital baru, yang memperkuat salah satu koneksi digital tercepat dan terdekat di Asia Tenggara antara Indonesia dan Singapura,” ungkap Menko Airlangga yang dikutip pada Senin (20/07).
 
Menurut Airlangga, kapasitas dan latensi rendah tersebut akan mendukung berbagai layanan digital strategis, mulai dari komputasi awan tingkat lanjut, inferensi AI, transaksi keuangan berfrekuensi tinggi, hingga pengembangan layanan digital masa depan. Saat ini Indonesia memiliki 235,26 juta pengguna internet dengan tingkat penetrasi 81,72 % dan 99,5 juta pelanggan broadband tetap. Indonesia juga menjadi pasar AI terbesar keempat di Asia setelah Tiongkok, India, dan Jepang, dengan nilai pasar mencapai sekitar US$ 70 miliar atau 6,4 % dari total pasar AI Asia.
 
Airlangga menambahkan, Batam kini berkembang sebagai gerbang digital kedua Indonesia setelah Jakarta berkat posisi strategis, konektivitas yang andal, ketersediaan energi, serta iklim investasi yang kondusif. Hal itu didukung oleh pusat data NDP1 milik BW Digital di Nongsa Digital Park yang memiliki kapasitas IT 120 MW, pengembangan kampus hyperscale DayOne bersama INA dengan target pasokan listrik hingga 450 MW, serta keputusan Oracle menjadikan Batam sebagai Indonesia North Cloud Region. Penguatan ekosistem digital tersebut juga merupakan hasil kerja sama Indonesia–Singapura melalui mekanisme 6 Working Group (6WG) dan tindak lanjut Leaders' Retreat antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura pada awal Juli 2026.
 
Selain memperkuat konektivitas, pemerintah juga terus mendorong ketersediaan energi dan kepastian regulasi guna mendukung investasi digital. Indonesia menargetkan pengembangan kapasitas energi terbarukan dan energi campuran lebih dari 100 GW dalam dekade ini, sekaligus melanjutkan proses aksesi ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Airlangga berharap koridor digital yang dibangun tidak hanya mempererat kerja sama Indonesia dan Singapura, tetapi juga memberikan manfaat bagi kawasan ASEAN dan dunia melalui pondasi yang dibangun atas kepercayaan, kemitraan, dan visi bersama. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #teknologi #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024