SF Consulting     20 Jul 2026

Indonesia-Tiongkok Bahas Penguatan Investasi Dan Perdagangan Bilateral

(Shanghai) Pemerintah Indonesia yang diwakili Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Wentao, untuk memperkuat kemitraan ekonomi strategis kedua negara. Pertemuan tersebut membahas peningkatan kerja sama di sektor perdagangan, investasi, pengembangan kawasan ekonomi, ekonomi digital, energi terbarukan, hingga kerja sama ekonomi regional.
 
Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga menegaskan bahwa Indonesia dan Tiongkok memiliki struktur ekonomi yang saling melengkapi. “Kerja sama ke depan perlu diarahkan pada peningkatan nilai perdagangan yang lebih seimbang, investasi yang berkualitas, transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan kapasitas industri nasional,” ungkap Menko Airlangga yang dikutip pada Minggu (19/07). Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menciptakan hubungan ekonomi yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
 
Airlangga juga mengungkapkan bahwa Tiongkok masih menjadi mitra dagang terbesar Indonesia. Sepanjang 2025, nilai perdagangan kedua negara mencapai US$ 154,6 miliar dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 7,24 % selama periode 2021–2025. Di bidang investasi, Tiongkok tercatat sebagai salah satu dari tiga investor asing terbesar di Indonesia dengan realisasi investasi hampir US$ 8,1 miliar atau sekitar 13 % dari total penanaman modal asing, terutama di sektor industri pengolahan, perdagangan, energi, properti, serta transportasi dan pergudangan.
 
Dalam pembahasan mengenai program Two Countries Twin Parks (TCTP), Airlangga menyampaikan bahwa hingga kini telah ditandatangani 30 nota kesepahaman dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp 37,1 triliun. Pemerintah Indonesia mendorong agar seluruh kesepakatan tersebut segera direalisasikan menjadi proyek investasi konkret, termasuk melalui pembentukan perusahaan patungan (joint venture) antara pelaku usaha Indonesia dan Tiongkok. Indonesia juga mengusulkan perluasan kawasan yang dapat menjadi mitra TCTP guna memperluas peluang investasi dan memperkuat konektivitas kawasan industri.
 
Selain itu, Indonesia berharap Kementerian Perdagangan RRT dapat mendorong keterlibatan lebih besar perusahaan-perusahaan Tiongkok sebagai investor, mitra strategis, maupun co-developer dalam pengembangan kawasan industri dan komersial di Tanah Air. Pemerintah juga menekankan pentingnya memperluas akses pasar bagi produk Indonesia, meningkatkan ekspor bernilai tambah, memperkuat hilirisasi, serta memanfaatkan Danantara Indonesia sebagai mitra strategis untuk menarik investasi berkualitas yang mampu memperkuat rantai pasok, mendorong transfer teknologi, menciptakan lapangan kerja, dan mewujudkan perdagangan bilateral yang lebih seimbang. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #investasi #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024