SF Consulting     17 Jul 2026

Kanwil DJP Riau Perkuat Sinergi Perluasan Basis Pajak

(Pekanbaru) Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya memperluas basis pajak melalui Forum Silaturahmi dan Konsultasi Publik, Dialog Perpajakan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Pajak 2026. Mengusung tema "Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global", kegiatan tersebut diikuti 56 peserta yang berasal dari unsur Kemenkeu Satu Riau, pemerintah daerah, akademisi, praktisi akuntan publik, dan media massa.
 
Kepala Kanwil DJP Riau, YFR Hermiyana menjelaskan, peringatan Hari Pajak bertema "Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh" menjadi momentum untuk memperkuat komitmen penghimpunan penerimaan negara sekaligus mempererat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah untuk menyerap aspirasi serta mengevaluasi kebijakan perpajakan agar semakin responsif, adil, dan berkelanjutan dalam mendukung perluasan basis pajak.
 
Dalam sesi dialog, Hermiyana menegaskan bahwa strategi perluasan basis pajak tidak ditujukan untuk menambah beban wajib pajak yang telah patuh, melainkan menjangkau pelaku ekonomi informal dan sektor digital yang belum terdaftar. Ia juga menekankan bahwa pelaku UMKM dengan omzet di bawah Rp 500 juta per tahun tetap memperoleh pembebasan pajak, sedangkan UMKM dengan omzet hingga Rp 4,8 miliar dikenakan tarif Pajak Penghasilan (PPh) final sebesar 0,5 %.
 
Forum tersebut juga menghadirkan akademisi Universitas Riau, Dahlan Tampubolon, yang menilai struktur ekonomi Riau masih sangat bergantung pada sektor primer seperti perkebunan kelapa sawit dan pertambangan. Ia mendorong pemerintah daerah memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor-sektor potensial seperti properti komersial, periklanan digital, perhotelan, perdagangan digital, serta pemanfaatan sistem perekam transaksi secara real time pada objek pajak daerah.
 
Sebagai penutup, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Riau, Adnan Wimbyarto menekankan pentingnya memperkuat ketahanan fiskal daerah di tengah tingginya ketergantungan Riau terhadap Transfer ke Daerah (TKD). Ia mendorong optimalisasi potensi ekonomi yang belum tergarap, peningkatan kualitas belanja modal APBD untuk menciptakan efek berganda investasi, serta penguatan integrasi data ekonomi antara pemerintah daerah, kantor pajak, dan KPPN. Melalui kolaborasi tersebut, Kanwil DJP Riau optimistis reformasi perpajakan dapat berjalan secara inklusif, memberikan kepastian hukum, serta mendukung iklim investasi di Provinsi Riau. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #kanwilpajak #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024