SF Consulting     3 Jul 2026

Uni Eropa Mulai Proses Ratifikasi IEU-CEPA, Peluang Ekspor Indonesia Makin Terbuka

(Jakarta) Pemerintah Indonesia terus memperkuat kerja sama ekonomi dengan mitra strategis di tengah ketidakpastian ekonomi global. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mempercepat implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang kini memasuki tahap penting setelah Komisi Eropa mengajukan usulan penandatanganan dan pengesahan (conclusion) IEU-CEPA beserta Investment Protection Agreement (IPA) kepada Dewan Uni Eropa.
 
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, kemitraan tersebut diharapkan menjadi penggerak baru bagi perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Uni Eropa. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memandang IEU-CEPA dapat menjadi game changer bagi pasar global. “Ketika Indonesia dan Uni Eropa bekerja sama mengembangkan pasar, saya yakin kita dapat membawa skala pertumbuhan yang signifikan ke Uni Eropa dan ke kawasan Indo-Pasifik, dimana Indonesia merupakan ekonomi terbesar di ASEAN,” ungkap Menko Airlangga yang dikutip pada Kamis (02/07).
 
Pengajuan IEU-CEPA dan IPA ke Dewan Uni Eropa menjadi tonggak penting setelah melalui proses perundingan yang panjang. Bagi Uni Eropa, kedua perjanjian tersebut merupakan bagian dari strategi diversifikasi kemitraan ekonomi, sekaligus memperkuat hubungan perdagangan dan investasi dengan Indonesia. Selain membuka peluang ekspor baru, perjanjian ini juga ditujukan untuk memperkuat ketahanan rantai pasok energi dan bahan baku strategis.
 
Melalui IEU-CEPA, Uni Eropa akan menghapus bea masuk terhadap 98,5 % pos tarif serta menyederhanakan prosedur ekspor berbagai produk. Perjanjian itu juga membuka peluang investasi di sektor-sektor strategis seperti kendaraan listrik, elektronik, dan farmasi, sekaligus memperkuat perlindungan hak kekayaan intelektual dan rantai pasok global. Bagi Indonesia, implementasi IEU-CEPA diharapkan memperluas akses pasar ekspor, meningkatkan daya saing industri nasional, menarik investasi berkualitas, serta menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
 
Selanjutnya, jika mendapat persetujuan Dewan Uni Eropa, IEU-CEPA dan IPA akan diajukan ke Parlemen Eropa untuk memperoleh persetujuan akhir sebelum resmi berlaku. Pemerintah Indonesia juga terus menjalankan proses ratifikasi sesuai mekanisme nasional. Airlangga menegaskan pemerintah menargetkan ratifikasi IEU-CEPA dapat diselesaikan pada semester II 2026 sehingga implementasi perjanjian dapat dimulai pada awal 2027, sekaligus mempererat kemitraan ekonomi Indonesia dan Uni Eropa. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #trade #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024