SF Consulting     2 Jul 2026

Impor Migas Melonjak 70,78 %, Neraca Perdagangan Mei Berbalik Defisit

(Jakarta) Neraca perdagangan Indonesia kembali mengalami defisit pada Mei 2026 setelah mencatat surplus selama 72 bulan berturut-turut. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan defisit neraca perdagangan mencapai US$ 1,61 miliar, berbalik dari posisi April 2026 yang masih mencatat surplus sebesar US$ 89,1 juta. Pelemahan tersebut terutama dipicu oleh membengkaknya defisit perdagangan sektor minyak dan gas (migas).
 
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono menjelaskan defisit neraca perdagangan pada Mei 2026 didominasi oleh kinerja perdagangan migas. Menurutnya, sektor migas mencatat defisit sebesar US$ 3,76 miliar yang berasal dari perdagangan hasil minyak dan minyak mentah. “Defisit neraca perdagangan terutama disebabkan oleh komoditas migas yang mencatat defisit sebesar US$ 3,76 miliar. Defisit tersebut berasal dari perdagangan hasil minyak dan minyak mentah,” ungkap Ateng dalam konferensi pers pada Rabu (01/07).
 
Di tengah memburuknya kinerja migas, sektor nonmigas masih mampu mencatatkan surplus sebesar US$ 2,15 miliar. Surplus tersebut ditopang oleh ekspor komoditas bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan maupun nabati, serta besi dan baja. Namun, surplus tersebut belum cukup untuk menutupi defisit besar yang terjadi pada sektor migas.
 
Dari sisi ekspor, BPS mencatat nilai ekspor Indonesia pada Mei 2026 mencapai US$ 23,20 miliar atau turun 5,73 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan terutama disebabkan oleh melemahnya ekspor nonmigas sebesar 4,50 % menjadi US$ 22,45 miliar, sementara ekspor migas turun lebih tajam hingga 31,76 % menjadi US$ 760 juta.
 
Sebaliknya, nilai impor Indonesia pada Mei 2026 meningkat 22,16 % secara tahunan menjadi US$ 24,82 miliar. Impor nonmigas tumbuh 14,89 % menjadi US$ 20,30 miliar, sedangkan impor migas melonjak 70,78 % menjadi US$ 4,51 miliar. BPS menilai lonjakan impor migas yang jauh melampaui nilai ekspornya menjadi faktor utama yang mengakhiri tren surplus neraca perdagangan Indonesia yang telah bertahan selama lebih dari enam tahun. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #neracaperdagangan #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024