SF Consulting     4 Jun 2026

Lonjakan Impor Gerus Surplus Perdagangan Indonesia Di April 2026

(Jakarta) Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia pada April 2026 menyusut drastis menjadi hanya US$ 89,1 juta. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan surplus pada Maret 2026 yang mencapai US$ 3,32 miliar. “Pada April 2026, neraca perdagangan barang mencatat surplus US$ 89,1 juta,” ungkap Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini yang dikutip pada Rabu (03/06).
 
Penyusutan surplus terjadi di tengah lonjakan aktivitas perdagangan luar negeri. Nilai impor Indonesia pada April 2026 tercatat sebesar US$ 25,21 miliar atau meningkat 22,49 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, ekspor masih lebih tinggi dengan nilai mencapai US$ 25,30 miliar dan tumbuh 21,98 %.

Pudji menjelaskan, neraca perdagangan barang Indonesia pada April 2026 masih mencatatkan surplus meskipun nilainya menurun tajam. Menurutnya, capaian tersebut memperpanjang tren surplus neraca perdagangan Indonesia yang telah berlangsung selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
 
selain itu, surplus pada April 2026 terutama ditopang oleh perdagangan komoditas nonmigas yang mencatatkan surplus sebesar US$ 3,53 miliar. Namun, nilai tersebut menurun dibandingkan surplus non migas pada Maret 2026 yang mencapai US$ 5,21 miliar.
 
Di sisi lain, defisit perdagangan migas semakin melebar. Pada April 2026, defisit migas tercatat sebesar US$ 3,44 miliar, lebih dalam dibandingkan defisit US$ 1,89 miliar pada Maret 2026. Adapun komoditas utama penyumbang surplus non migas berasal dari kelompok lemak dan minyak hewani atau nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #neracaperdagangan #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024