SF Consulting     28 May 2026

Pemerintah Tetapkan Stimulus Untuk Dorong Ekonomi Semester II

(Jakarta) Pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi untuk triwulan II dan semester II tahun 2026, mulai dari insentif perpajakan bagi penulis hingga diskon transportasi selama masa liburan sekolah dan periode Natal 2026 serta Tahun Baru 2027 (Nataru). Selain itu, pemerintah juga melanjutkan program magang nasional dan vokasi nasional guna memperkuat kualitas tenaga kerja. “Jadi itu yang tadi dibahas dan ini semuanya diharapkan bisa menjadi stimulus di kuartal ke-2,” ungkap Menko Airlangga yang dikutip dari CNBC Indonesia pada Rabu (27/05).
 
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, salah satu kebijakan yang telah diputuskan adalah pemberian Pajak Penghasilan (PPh) Final Royalti sebesar 1,5 % bagi para penulis. Selain itu untuk mendukung mobilitas masyarakat selama liburan sekolah, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 190,5 miliar dengan target penerima manfaat mencapai 3,07 juta orang. Pada moda transportasi kereta api, pemerintah memberikan potongan tarif tiket sebesar 30 % untuk perjalanan pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Sementara itu, angkutan laut PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni mendapat diskon tarif dasar sebesar 30 % untuk perjalanan 20 Juni hingga 15 Agustus 2026, sedangkan penyeberangan ASDP Indonesia Ferry memperoleh pembebasan tarif jasa kepelabuhanan pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
 
Pemerintah juga menyiapkan stimulus serupa untuk periode Nataru dengan anggaran sekitar Rp 161,4 miliar dan target penerima manfaat sebanyak 2,87 juta orang. Diskon tiket kereta api sebesar 30 % berlaku untuk perjalanan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027. Untuk angkutan laut Pelni, potongan tarif dasar 30 % diberikan pada periode 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Adapun penyeberangan ASDP akan memperoleh pembebasan tarif jasa kepelabuhanan pada 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
 
Di sektor transportasi udara, pemerintah menyiapkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 % untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi. Pada masa liburan sekolah, yakni 24 Juni hingga 5 Juli 2026, anggaran yang disiapkan diperkirakan mencapai Rp 472,7 miliar dengan target 2,3 juta penumpang. Sementara pada periode Nataru, 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027, anggaran PPN DTP diperkirakan sebesar Rp 722 miliar dengan target penerima manfaat mencapai 3,7 juta penumpang. Pemerintah juga memberikan tambahan diskon berupa pengurangan tarif PJP2U atau airport tax sebesar 50 % dan PJP4U sebesar 50 %.
 
Selain stimulus transportasi, pemerintah melanjutkan Program Magang Nasional yang dinilai berhasil membuka akses pengalaman kerja dan memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dengan dunia usaha. Program yang akan dimulai pada Juli 2026 itu ditargetkan diikuti 150 ribu peserta dengan dukungan anggaran Rp 4,14 triliun. Pemerintah juga menyiapkan program vokasi nasional bagi 220 ribu lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 50 ribu pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan estimasi anggaran Rp 2,12 triliun guna meningkatkan kompetensi dan kesiapan tenaga kerja nasional. (Rp)
 
Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #stimulusekonomi #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024