SF consulting     10 Mar 2026

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Jaga Konsumsi Domestik Dan Diversifikasi Ekspor

(Jakarta) Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk meredam dampak ekonomi global akibat meningkatnya eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Upaya tersebut dilakukan guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik yang berpotensi mempengaruhi perdagangan dan harga komoditas global.
 
Budi menyampaikan, berdasarkan pengalaman konflik sebelumnya antara Iran dan Israel, dampaknya terhadap perekonomian Indonesia relatif terbatas. Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai potensi risiko yang dapat muncul apabila situasi konflik semakin meluas.
 
Menurutnya, salah satu risiko terbesar adalah kemungkinan penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan energi dunia. Jika hal itu terjadi, harga minyak global berpotensi melonjak dan berdampak pada kenaikan biaya produksi, transportasi, hingga harga barang konsumsi di berbagai negara, termasuk Indonesia. “Tapi kan gini, pertumbuhan ekonomi kita kan banyak ditopang oleh konsumsi dalam negeri, konsumsi domestik. Jadi ya kita harus memberdayakan itu, tetap menjaga itu,” ungkap Menteri Perdagangan Budi Santoso yang dikutip pada Senin (09/03).
 
Budi menjelaskan sektor manufaktur dan ekspor diperkirakan menjadi yang paling terdampak akibat peningkatan biaya produksi dan logistik. Namun ia menilai kondisi tersebut tidak hanya dialami Indonesia, melainkan juga akan dirasakan oleh banyak negara di dunia.
 
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah akan memperkuat konsumsi domestik sekaligus mendorong diversifikasi pasar ekspor ke negara-negara yang relatif tidak terdampak konflik. Selain itu, pemerintah juga akan memaksimalkan berbagai stimulus ekonomi menjelang Lebaran serta memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta guna menjaga daya beli masyarakat dan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi nasional. (Rp)

Konsultan pajak 
https://bit.ly/sfcnews
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #trade #kanwilbeacukai #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 17068.99
USD 15710
GBP 19949.11
AUD 10293.61
SGD 11699.88
* Rupiah

Berlaku : 27 Mar 2024 - 2 Apr 2024