SF consulting     3 Dec 2021

KPK minta DJP Perkuat Integritas Untuk Cegah Korupsi

(Jakarta) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengingatkan jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk terus berupaya mencegah korupsi. Ketua KPK, Firli Bahuri menjelaskan bahwa dampak pencegahan korupsi akan mampu mendorong target perpajakan nasional. Oleh sebab itu KPK akan terus mendorong kerjasama pencegahan korupsi di lingkungan DJP.
 
“Insan perpajakan berperan sebagai tulang punggung APBN yang bersumber dari pajak dan PNBP. Pada postur APBN 2022 misalnya, Rp 1.800 triliun lebih dianggarkan dan Rp1.500 triliun bersumber dari pajak dan Rp 335 triliun dari PNBP,” ungkap Ketua KPK Firli Bahuri saat menghadiri Peringatan Hari Anti Korupsi di kantor Pusat DJP pada Kamis (02/12). Ketua KPK memastikan bahwa Indonesia dapat memajukan kesejahteraan umum melalui pencegahan korupsi pada sektor perpajakan.
 
Pada kesempatan tersebut, Ketua KPK juga memberikan perhatian terkait adanya oknum pejabat DJP yang menyalahgunakan kewenangannya untuk kepentingan pribadi. “Sangat disayangkan masih ada insan perpajakan yang tersangkut dan terlibat tindak pidana korupsi. berupa yaitu berupa suap, pemerasan, dan gratifikasi,” jelas Firli.
 
KPK menyebut integritas yang baik, akan menjadi penangkal bagi setiap fiskus dalam menghadapi godaan suap, pemerasan hingga gratifikasi. Kerja sama KPK dan DJP dalam upaya memperkuat budaya anti korupsi, diharapkan menghindari seluruh unsur penyelenggara negara terjerat korupsi di kemudian hari. “Mari perkuat pajak dengan memperbaiki tata kelola perpajakan. Tutup celah dan peluang korupsi, jangan pernah lagi memperkaya diri dengan korupsi,” pungkas Firli. (Rp)

Konsultan pajak
#sfconsulting #sfgroup #pajakuntukkita #antikorupsi #konsultan #pajak #legal #customs #transferpricing #compliance


Tax News

Search




Exchange Rates

Mata Uang Nilai (Rp.)
EUR 16204.71
USD 14341
GBP 19399.42
AUD 10315.48
SGD 10565.08
* Rupiah

Berlaku : 12 Jan 2022 - 18 Jan 2022